PURWOKERTO ? Rabu, 24 Juli 2024, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto berpartisipasi dalam penyuluhan peningkatan kapasitas dalam pencegahan kekerasan seksual. Acara yang berlangsung di Table Nine Resto, Jl. Profesor Dr. HR Bunyamin, Purwokerto Utara, ini diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Banyumas bekerja sama dengan UNU Purwokerto.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Rektor UNU Purwokerto, yang menunjuk mahasiswa dari berbagai program studi sebagai perwakilan. Selain itu, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UNU Purwokerto juga turut serta dalam penyuluhan ini. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri dengan penuh antusias oleh peserta yang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan setara.
Pemateri utama dalam penyuluhan ini adalah Dr. Esti Ningrum, S.H., M.Hum., seorang pakar dalam bidang hukum yang dikenal peduli terhadap isu kesetaraan gender dan pencegahan kekerasan seksual. Dalam paparannya, Dr. Esti menekankan pentingnya membangun kesadaran akan hak-hak asasi manusia, terutama bagi perempuan dan anak-anak, yang rentan terhadap kekerasan.
?Kita semua memiliki peran dalam mencegah kekerasan seksual. Kesadaran hukum dan kepedulian sosial harus ditanamkan di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa,? ujar Dr. Esti di hadapan peserta. Materi yang disampaikan mencakup aspek hukum, pendekatan berbasis gender, serta strategi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual secara komprehensif.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memahami isu kekerasan seksual sekaligus mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Satgas PPKS UNU Purwokerto turut memperkenalkan berbagai program dan langkah strategis yang telah diambil untuk menciptakan kampus yang aman dari kekerasan seksual.
Para peserta yang hadir menyampaikan rasa apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka menganggap penyuluhan tersebut memberikan wawasan yang mendalam dan relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ?Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membangun generasi muda yang sadar hukum dan peka terhadap isu sosial,? ujar salah satu peserta. Melalui kegiatan ini, UNU Purwokerto menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung agenda pemberdayaan perempuan dan pencegahan kekerasan seksual. Diharapkan, upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Banyumas.